Biodata Valentino Rossi

Biodata Valentino Rossi
Penggemar Valentino Rossi, pasti sudah tidak asing ketika membaca biodata Valentino Rossi, bahkan mungkin para penggemar ini sudah hafal mengenai kisah hidup yang dimilikinya dari dulu hingga sekarang. Namun, siapa yang tidak mengenal pembalap legendaris yang namanya sudah mendunia, Valentino Rossi?
Pembalap satu ini tentu sudah sangat akrab namanya di telinga masyarakat Indonesia mengingat ia sering tampil sebagai model untuk iklan otomotif motor terkenal. Jika melihat biodatanya, tidak heran rasanya jika pembalap ini disebut salah satu yang tersukses sepanjang masa. Berikut profilnya.
Biodata Valentino Rossi


Valentino Rossi adalah nama lengkap pembalap sukses yang lahir pada tanggal 16 Februari tahun 1979 di Urbino, Italia. Ia masuk ke dalam team Yamaha Movistar dengan nomor 46. Ia merupakan seorang anak lai-laki dari pasangan Graziano dan Stefania Palma. Valentino Rossi memiliki dua orang saudara kandung bernama Clara dan Luca Marini.
Valentino Rossi memiliki tinggi badan 182 cm dengan barat badan 65 kg. Bakat Valentino Rossi di bidang balap motor bahkan sudah terlihat sejak ia masih kecil. Ketertarikannya ini ditunjukkan dengan kemenangannya dalam ajang balap motor untuk anak-anak. Karir professional Valentino Rossi di bidang balap motoGP sudah dimulai sejak tahun 1996.
Tidak salah rasanya jika Valentino Rossi didaulat menjadi salah satu pembalap terbaik sepanjang masa. Semenjak karirnya di dunia balap, ia telah meraih gelar juara MotoGP kelas dunia hingga 10 kali. Dari kesepuluh gelar juara yang ia raih, dua gelar juara tersebut diraih untuk kelas 250 cc, satu untuk kelas 125 cc serta tujuh sisanya adalah gelar juara dunia untuk kelas puncak MotoGP dunia.
Biodata Valentino Rossi: Kisah Perjalanan Karir Pembalap Sukses Sejak 1996
1. Tahun 1996 sampai 1999: Tim Aprillia
Awal karir seorang Valentino Rossi adalah di tim Aprillia di ajang Grand Prix tahun 1996. Pembalap muda ini saat itu masuk ke dalam kategori MotoGP 125 cc. Ia pun berhasil mengisi posisi di balapan ini pada akhir musim. Kemenangan dunia pertamanya adalah pada tahun 1997 bersama tim Aprillia.
Semenjak kemenangan besarnya, Valentino Rossi kemudian mengikuti kategori balap 225 cc. Ia pun terus menanjak naik dan beberapa kali meraih gelar juara. Di tahun 1998 ia menempati posisi kedua di akhir musim balapan tahun tersebut. Kemudian tahun 1999 ia kembali meraih juara di kelas tersebut.
2. Tahun 2000 sampai 2003: Tim Honda
Dalam biodata Valentino Rossi  pasti tertulis nama tim ini. Bersama Honda, Valentino Rossi berhasil meraih kembali gelar juaranya di tahun 2001 dengan menjuarai MotoGP dunia kelas 500 cc. Sejak tergabungnya ia ke dalam otomotif asal negeri Sakura ini, ia berhasil meraih 3 kali gelar juara pada tahun 2001 dan dua kali di tahun 2003.
3. Tahun 2004 sampai 2010 dan 2013 sampai sekarang: Tim Yamaha
Bisa dikatakan tergabungnya Valentino Rossi ke dalam tim Yamaha adalah yang terlama. Selama bersama Yamaha, ia telah empat kali meraih gelar juara secara berturut-turut sejak tahun 2004, 2005, kemudian 2008 dan 2009.
4. Tahun 2011 sampai 2012: Tim Ducati
Pada 2 tahun ini, Valentino Rossi tidak mampu membawa gelar juara untuk timnya. Ia hanya mampu finish di posisi ketujuh pada 2011 dan keenam di 2012. Namun meskipun begitu karir yang dimilikinya tetap cemerlang hingga sekarang, dulu siapa yang menyangka jika ia mampu menjadi pembalap yang hebat.
Jika melihat kiprahnya hingga saat ini, tak heran jika ia kemudian diberikan gelar The Doctor. Total kemenangan yang ia raih menempatkannya sebagai salah satu pembalap tersukses sepanjang masa. Kemenangan beruntun yang diraih oleh Valentino Rossi sejak karirnya tahun 1996 membuatnya masuk ke dalam jajaran pembalap MotoGP yang mendapatkan gaji paling besar di seluruh dunia. Hal ini tentu menjadi pemanis dalam biodata Valentino Rossi.

Deskripsi: Penggemar Valentino Rossi, pasti sudah tida asing ketika membaca biodata Valentino Rossi, bahkan mungkin para penggemar ini sudah hafal mengenai kisah hidupnya
Keyword: biodata Valentino Rossi





Emoticon Emoticon

close