Insiden Melebar Rio Haryanto di GP Australia

tepat jam 12.30 waktu setempat, sesi latihan dimulai. Sebastian Vettel menjadi pebalap pertama yang masuk lintasan, disusul rekannya di tim Ferrari, Kimi Raikkonen.
Kemudian berturut-turut keluar pit adalah Nico Rosberg, Valtteri Bottas, Marcus Ericsson, Pascal Wehrlein, dan Lewis Hamilton. Mereka semua memakai paket ban basah, karena kondisi Albert Park memang basah dan cukup berangin.
Rio Haryanto menorehkan sejarahnya pada menit ke-14, ketika ia masuk lintasan. Situs resmi F1 dalam live commentary-nya menulis, "The first official lap for an Indonesian in F1 history. Momentous stuff".
Tak lama setelah Rio turun, sinar matahari mulai lebih terang. Cipratan air di trek berkurang. Tapi sampai menit ke-20, sebagian besar pebalap masih melakukan installation lap, kecuali Rosberg dan Hamilton yang mencatatkan flying lap.
Memasuki menit ke-30, sirkuit relatif sudah mengering. Jenson Button dan Daniel Ricciardo langsung mengganti ban mobilnya, begitu pula dengan pebalap-pebalap yang lain.
Namun, sekitar 8 menit kemudian hujan kembali turun, walaupun tidak besar. Alhasil, sejauh itu sesi berlangsung "adem-ayem", karena para pebalap lebih nemilih berhati-hati dalam kondisi demikian.
Kondisi Albert Park mulai cerah dan kering menjelang satu jam sesi. Para pebalap pun sudah menukar bannya dan semakin banyak yang tercantum pada papan waktu.
Max Verstappen menyita perhatian ketika driver Toro Rosso itu melintir di tengah trek di Turn 6 dan 7, tapi masih bisa mengendalikan mobilnya dan tidak sampai mengenai pagar pembatas.
Bottas juga mengalami slip di 12 menit terakhir, setelah mulai gerimis lagi. Begitu pun dengan Rio. Dia seperti tidak mendapatkan grip dan kemudian meluncur cukup lebar ke gravel. Tapi ia tidak apa-apa, walaupun masih belum melakukan catatan waktu.


Emoticon Emoticon

close